You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki Nilai RPTRA Cerminkan Ciri Khas Bangsa
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

RPTRA Cerminkan Ciri Khas Indonesia

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dapat mencerminkan ciri khas bangsa Indonesia yang bermusyawarah dan gotong royong. Warga dapat berinteraksi sosial dengan sesama dan lebih bisa berbagi di RPTRA.

Ciri khas bangsa kita ini butuh saling memperhatikan, saling berbagi, dan saling gotong royong, ini kan butuh tempat, tempat inilah yang dinamakan RPTRA

"Musyawarah dan gotong royong ciri khas bangsa kita. Ciri khas bangsa kita ini butuh saling memperhatikan, saling berbagi, dan saling gotong royong, ini kan butuh tempat, tempat inilah yang dinamakan RPTRA," ujar Basuki Tjahja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, saat meresmikan RPTRA Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (22/10)

Menurut Basuki, tiap-tiap keluarga punya kesusahan masing-masing, tidak ada keluarga yang sempurna, apalagi bicara ekonomi. Maka itu, butuh saling memperhatikan supaya ada yang membantu.

100 Pohon Ditanam di RPTRA Cililitan

"Kalau kita punya ratusan RPTRA, bapak, ibu dan anak bisa pakai RPTRA untuk kumpul serta saling cerita. Kok anak si A ngilang, hari ini nggak datang, bisa jadi dipukul sama ibu tiri. Atau ada kakek nenek biasa ke RPTRA nggak dateng, ternyata sakit, nggak ada yang ngurusin, panggil dokter," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6840 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3217 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2123 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1891 personAnita Karyati